• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Kesling Kit

Apa itu Polusi Udara dan Darimana Sumber Polusi Udara?

28 April 2026 by wp_user

Polusi udara disebabkan oleh gas dan partikel yang dikeluarkan ke atmosfer dari berbagai aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar yang tidak efisien, dan pembakaran terbuka limbah, sisa pertanian, dan/atau perkebunan. Ada sumber alamiah yang berkontribusi terhadap pencemaran udara, yang mana awalnya disebabkan oleh aktivitas manusia seperti kebakaran hutan, debu tanah, atau garam dari percikan air laut.

Polusi udara dapat dihasilkan dari sumber penghasil secara langsung (polutan primer) atau dapat juga merupakan bentuk/ wujud dari reaksi kimia di atmosfer (polutan sekunder). Ketika konsentrasi substansi- subtasni kimia ini mencapai level yang kritis di udara, maka akan berbahaya bagi manusia, hewan, tanaman dan ekosistem, mengurangi visibilitas, dan merusak material bangunan dan warisan situs-situs budaya.

Polutan utama yang mempengaruhi kesehatan manusia antara lain partikulat di udara (PM), ozon (O3), dan Nitrogran dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), ammonia (NH3) dan senyawa organik volatil (VOCs), serta kabon monoksida (CO). Partikel halus di udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2,5 µm (mikrometer), yang dikenal dengan PM2,5, yang dapat memasuki jauh kedalam lapiran paru-paru dan masuk melalui jaringan aliran darah mempengaruhi fungsi tubuh dan organ yang berbeda. Partikel dapat dihasilkan baik secara langsung seperti karbon organik, karbon hitam, partikel mineral, debu rem, dan keausan ban, atau terbentuk di atmosfer dari beberapa zat polutan yang dihasilkan seperti CO, SO2,NO2, VOCs NH3.

Ozon (O3) adalah polutan sekunder yang penting. Ozon merupakan zat yang mengiritasi Paru-Paru dengna kuat, menghambat pertumbuhan tanaman, termasuk tumbuhan pangan dan pohon. Ozon juga termasuk Gas Rumah Kaca yang kuat. Ozon yang terbentuk di lapisan troposfer, yang berdekatan dengan permukaan bumi, didahului dengan reaksi akumulasi dari zat polutan seperti NOx, VOCs yang bersifat non methane, Methane dan CO. Akumulasi Gas Methane (CH4) berpengaruh bersar terhadap peningkatan formasi zat Ozon. Ozon yang berada dilapisan troposfer bumi berbeda dengan ozon yang berada di stratosfer bumi, yang mana berfungsi sebagai pelindung ultraviolet langsung dari matahari.

Nitrogen Oksida (NOx) adalah sekelompok senyawa kimia polutan di udara yang terdiri dari Nitrogen dioksida (NO2) dan Nitrogen Monoksida (NO). Nitrogen Dioksida adalah zat paling berbahaya dari senyawa ini bagi kesehatan manusia dan banyak dihasilkan dari aktivitas manusia. Nitrogen dioksida berdampak pada kesehatan manusia, mengurangi visibilitas atmosfer, dan pada tingkat konsentrasi tinggi di atmosfer berperan penting dalam perubahan iklim.

Darimana Sumber Polusi Udara?

Polusi udara dapat bersumber dari berbagai macam sumber, baik yang terjadi secara alamiah maupun dari sumber aktivitas manusia (antropogenic). Sumber pencemar udara yang terjadi secara alamiah seperti letusan gunung berapi, percikan air laut, debu tanah ataupun debu pasir, kebakaran vegetasi alam dan petir. Sumber pencemar yang bersal dari aktivitas manusia seperti sektor pembangkit listrik, sektor transportasi, sektor industri, pemanas ruangan dan energi yang digunakan untuk memasak di rumah tangga, sektor pertanian, penggunaan bahan pelarut (solvent), produksi gas dan minyak bumi, pembakaran sampah rumah tangga/ limbah, dan konstruksi. Beberapa sumber seperti pembakaran hutan, dan padang semak belukar/ alang-alang, debu mineral yang terbawa angin yang terjadi secara alamiah tetapi diperparah oleh aktivitas manusia.

Bagi banyak penduduk dunia, polusi udara yang mereka alami sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia.  Polutan yang berbeda berasal dari sumber yang berbeda. Pada kawasan perkotaan, polusi udara dapat berasal dari dalam kawasan kota atau dari luar kawasan kota, dimana beberapa polutan berasal jarak yang jauh dari perkotaan. Sumber polusi udara perkotaan antara lain asap kendaraan, pembakaran batubara, pembakaran gas, dan pembakaran arang, kayu yang digunakan untuk memasak, dan sumber industri yang berlokasi didalam kawasan perkotaan. Banyak industri besar seperti pabrik semen, pabrik baja, pembangkit listrik, pruduksi gas dan minyak, penyulingan minyak, dan sektor maritim yang seringkali berlokasi diluar area perkotaan tetapi acapkali berkontribusi besar terhadap polusi udara perkotaan melalui perjalanan panjang polutan di udara.

Sektor pertanian termasuk pembersihan lahan pertanian dengan pembakaran tegakan, dan pembakaran hutan, berkontribusi besar terhadap peningkatan polusi udara perkotaan maupun pedesaan. Banyak Ammonia dihasilkan dari kegiatan pertanian dan penanganan limbah manusia dan dapat membentuk partikulat matter (PM2,5). Di daerah yang kering, daerah yang berdekatan dengan gurun pasir, atau lahan yang tererosi, hembusan angin yang kuat dapat menyebabkan timbulnya partikulat matter (PM2,5).

Salah satu sumber polusi udara di daerah pedesaan atau daerah pinggir kota pada negara-negara dengan pendapatan menengah atau rendah adalah pembakaran biomassa oleh rumah tangga (kayu bakar, arang, dan sejenisnya), penggunaan bahan ba kar yang lebih kuat seperti briket batubara atau minyak tanah untuk memasak, pemanasan dalam rumah, atau penerangan. Polusi udara yang bersumber dari rumah tangga juga berkontribusi terhadap pencemarna udara luar (udara ambien). (a2p-dlhk mamuju)

https://indotekhnoplus.com/

Filed Under: Tak Berkategori

Primary Sidebar

Pos-pos Terbaru

  • Pencemaran Lingkungan, Ini Dampak, Jenis, dan Cara Mencegahnya
  • Cara Memulai Pengurangan Polusi di Hotel atau Restoran Anda
  • Apa itu Polusi Udara dan Darimana Sumber Polusi Udara?
  • Dampak Lingkungan Kotor dan Polusi Sampah
  • Pangan Cukup & Bersih: Tips Bebas Polusi!

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.